September 2009
M T W T F S S
« Aug    
 123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
282930  

Archives

Categories

Ads By Biindit


Trik mengatasi masalah cartridge yang buntu

S4023784

Artikel ini merupakan lanjutan dari artikel sebelumnya yaitu Tip perawatan cartridge inkjet dengan merk printer Hewlett Packard. Bagi yang belum membaca silahkan dibaca dahulu artikel tersebut, jika sudah maka trik ini merupakan jalan terakhir. Artikel ini hanya dapat diaplikasikan pada cartridge yang masih dapat digunakan alias tidak nge-Blink ketika dipasang pada printer.

Peringatan : Bagi pembaca, saya ingatkan bahwa saya tidak dapat memberikan jaminan apapun bahwa trik ini 100% berhasil mengingat cara yang digunakan cukup ekstrim yaitu dengan “membedah” cartridge. Trik ini merupakan percobaan penulis yang pertama kali dan hingga saat ini cartridge yang menjadi “kelinci” percobaan masih berfungsi dengan baik. Jadi simak langkah-langkah dalam artikel ini dengan seksama.

Ada 5 Tahapan yang harus dilewati. Berikut langkah-langkah trik mengatasi masalah cartridge yang buntu :

Langkah #1 : Persiapan alat-alat

Sebelum memulai ada baiknya persiapkan alat-alat dibawah ini :

S4023804

  • Sarung tangan steril — sangat disarankan, bagi yang tidak suka dengan ceceran tinta (bisa dibeli di apotik)
  • Cutter
  • Pinset
  • Palu kecil
  • Air panas dan dingin secukupnya
  • Amplas halus dan kasar
  • Tissue
  • Toolkit penyedot tinta
  • Lakban/Selotip Hitam

Langkah #2 : Mulai “membedah”

Pada proses ini cartridge mulai di bongkar. Perhatikan arah potongan pada saat membelah karena bahan plastik yang digunakan pada cartridge sangat keras namun rentan sekali retak atau patah pada saat dibelah. Harap diingat bagian ini merupakan salah satu faktor penentu suksesnya trik ini dan proses selanjutnya hingga akhir. Catatan : saya sampai mengganti isi cutter sebanyak 2 kali hanya karena alur potongan tidak rata hingga cutter tsb patah.

  • Siapkan cartridge dan gunakan cutter untuk memisahkan lapisan atas (berwarna biru) penutup cartridge. Belah secara perlahan dengan cara memukul bagian atas cutter dengan palu pada saat membelah. Patut dicatat yang dibelah hanya bagian atas cartridge seperti ilustrasi berikut :

S4023806

  • Dan hasilnya seperti berikut :

S4023788

Langkah #3 : Pembersihan

Proses ini membutuhkan kehati-hatian karena pada saat pembersihan, filter yang berada di dalam cartridge bisa saja rusak.

  • Gunakan sarung tangan steril lalu

Pembersihan pada Spon

  • Keluarkan spon dari cartridge dengan menggunakan pinset. Seperti gambar berikut :

S4023807

  • Rendam spon dalam sebuah wadah berisi air dingin kurang lebih 5 menit.
  • Jika warna spon tampak memudar angkat dan peras lalu keringkan (jangan dijemur dibawah sinar matahari).

Pembersihan pada Cartridge

  • Rendam seluruh badan cartridge dengan air dingin. Anda juga dapat menyiram cartridge melalui kran atau selang air tetapi lakukan hati-hati jangan sampai filter yang terdapat dalam cartridge rusak atau lepas.
  • Angkat cartridge lalu gunakan Toolkit penyedot tinta untuk mengeluarkan sisa-sisa tinta. Lakukan langkah ini berulang kali sampai hasil sedotan tinta sudah tidak lagi berwarna.
  • Bersihkan cartridge dengan tissue dan keringkan (jangan dijemur dibawah sinar matahari).

Langkah #4 : Rekonstruksi

Pada langkah ini mulai dilakukan rekonstruksi kembali cartridge yang sudah dibongkar. Memasukkan kembali spon yang sudah dimodifikasi dan memasang kembali penutup cartridge. Yang perlu diingat pada saat memasukkan spon ke dalam cartridge adalah posisi warna yaitu warna merah diatas, kuning di sebelah kiri, cyan/biru di sebelah kanan.

Pada spon

  • Pastikan spon sudah kering, jika belum peras kembali dengan kain atau tissue.

Memodifikasi spon (langkah ini opsional)

  • Ukuran asli masing-masing spon warna kurang lebih 3 cm. Namun pada saat dimodifikasi spon di potong menjadi tiga bagian dengan ukuran kurang lebih 1 cm.
  • Berdasarkan pengamatan saya cartridge warna hanya efektif kalau di isi tinta antara  1 – 1,5 ml. Selebihnya spon akan mengembang & berbuih hingga mengakibatkan buntu.
  • Dari tiga bagian hanya 2 bagian spon saja yang digunakan. Spon yang pertama diletakkan di dasar cartridge berfungsi sebagai penyerap tinta. Sedangkan yang kedua diletakkan dibagian atas sebagai penutup. Seperti gambar berikut :

S4023805

  • Berikut gambar pengisian tinta pada cartridge dengan spon yang telah dimodifikasi.

S4023808

Pada Cartridge

  • Pastikan cartridge sudah kering, jika belum bersihkan dengan tissue
  • Masukkan kembali spon sesuai tempatnya
  • Pasang penutup cartridge, jika diperlukan agar tampak rapat gunakan amplas halus maupun kasar untuk menata kembali penutupnya.
  • Rekatkan penutup cartridge dengan lakban hitam.

Langkah #5 : Uji Coba

  • Isi cartridge warna dengan ukuran masing-masing 1 ml.
  • Lalu lakukan cetak foto berwarna, kemudian amati
  • Jika hasilnya tidak sesuai, coba naikkan kualitas pencetakkan yang lebih tinggi (best)
  • Jika masih belum sesuai, rendam print head dengan air panas kemudian sedot dengan toolkit penyedot tinta
  • Dan jika ternyata hasil cetakan masih belum sesuai dengan yang diharapkan evaluasi kembali langkah-langkah diatas.

Terakhir

Tidak terasa, ternyata tulisan-nya lebih panjang daripada praktek uji coba yang saya lakukan….hehehe.

Dan terakhir saya ingatkan sekali lagi bahwa trik diatas hanya bagi yang doyan utak-atik bin ngoprek, sedangkan bagi yang tidak ini bisa menjadi sumber sakit kepala :)

Demikian, mudah-mudahan bermanfaat & selamat mencoba.

Wassalam.

Share and Enjoy:
  • del.icio.us
  • Facebook
  • Google
  • Technorati
  • Yahoo! Buzz
  • tupacshakur
    Wakakakak...bodohnya diriku. Bgitu bca ini lsg tak praktekin. tetapi aku mbelah tutup catridge ny gak sempurna jd ttupnya ancur gt. Dah jd kan, mw tak masukin. eeee....tnyata kalo gag pake tutup g bs dimasukin, ga ngancing gt. Wakakakak....
    Tapi cara anda cukup gila bung...keren2.
  • rimlis
    Memang kalau menangani barang-barang elektronik harus sangat hati-hati. Jalan lain untuk praktek, cari dulu Cartridge yang sudah afker punyanya teman, atau punyanya tetangga, kemudian lakukan latihan di situ. Dengan demikian, kalau ada masalah tidak akan terlalu parah seperti yang telah terjadi pada teman tupacshakur.
  • suwarno
    wah bro saya lebih senang membacanya daripada praktekin, kelihatannya lebih menarik juga sih praktekinnya...hehehe...pernah sakit kepala juga ngurusin cartridge yah???
    Begini bro, sebenernya aku lagi nyari cara gimana printer 21 bisa di kompatibelkan untuk type 27 yah entah karena mengapa temen baik saya (si Gooooogle) ngasih saran ke situsmu, dengan harapan sih aku dapetin caranya. Thanks bro,...
  • terimakasih banyak infonya, sangat bermanfaat.
  • ayutri
    saya sudah baca artikel yang sebelumnya, memang bnar sekali saya sudah mengalam ketiga masalah tersebut.. tapi sepertiny saya belum berani untuk melakukan percobaan seperti yang terdapat di artikel diatas..hehhehe..
    tapi terima kasih banyak atas info dan tipsnya, next time saya akan coba..
  • Good.. sangat bermanfaat.
    Kemarin saya coba bongkar cartridge CL-831 untuk untuk printer canon. Sayangnya tidak ada perubahan. Cartridge tersebut saya bongkar karena warna merah/magenta tidak mau tercetak, walaupun setelah saya telusuri tidak tersumbat.
    Waktu saya coba tempelkan di ketrtas tissu, ketiga warna muncul normal. Tetapi setelah saya coba print, warna magenta tetap tidak muncul di kertas.
  • deckyhr
    Hmm....sayang sekali. Untuk printer canon saya belum pernah "bongkar" cartridgenya. Tetapi kalau prinsipnya sama dengan cartridge HP kemungkinan filter yang terletak dibawah spon warna merah/magenta sudah mengeras.
    Kasus ini juga pernah saya alami untuk cartridge HP 21 (Black), sehingga cara diatas masih belum manjur.
    Oh..ya sebelum dibongkar sudah coba ditiup dengan mulut pada lubang tinta warna merahnya ?
blog comments powered by Disqus